Di Jepang, seni melipat kertas ini dinamakan Origami. Kertas
yang digunakan ialah kertas tipis (70 – 100 gram) berukuran bujur sangkar
(segi-4 beraturan sama sisi). Dengan melipat kertas kita dapat membuat aneka
bentuk hiasan dan mainan yang tiga dimensional, serta mendekati rupa makhluk
hidup atau benda sehari-hari yang akrab dengan lingkungan kita. Oleh karena
yang disajikan pada lembaran ini hanya beberapa contoh lipatan, maka untuk
memperkayanya, kembangkan imajinasi dan fantasi Anda dengan mencoba menciptakan
beberapa bentuk lain dengan teknik melipat. Ikuti urutan (berdasarkan nomor)
tentang prosedur kerjanya.
Senin, 16 Juli 2012
Menggambar
Bentuk
Menggambar bentuk adalah kegiatan menggambar dengan
meniru kemiripan bentuk benda model yang disimpan di depan penggambar. Bagi
anak SD kemiripan tidak selalu harus seperti memotret, tetapi yang penting
adalah bagaimana anak-anak bisa mengekspresikan ide/gagasan tentang bentuk
benda yang diamatinya itu. Bahan dan alat yang diperlukan: kertas gambar,
benda/model yang akan digambar, pinsil hitam/pinsil warna/ballpoint/spidol.
Prosedur pengerjaan:
1. Tempatkan benda/model yang akan
digambar di tengah anak-anak yang akan menggambar.
2.
Anak-anak menggambar benda dengan
mencontoh langsung benda yang dijadikan modelnya sesuai posisi mereka.
3.
Penyelesaian akhir gambar bisa
hanya hitam putih, hanya dengan pinsil saja, dengan ballpoint, atau
mungkin dengan pinsil warna.
Menggambar dengan Tiupan
Bahan yang
diperlukan sama seperti inkblot, tambahannya adalah sebuah sedotan minuman.
Proses pengerjaannya:
a.
Teteskan cairan pewarna pada kertas yang sudah diletakkan di atas
kertas koran.
b. Tiuplah tetesan warna itu dengan menggunakan sedotan. Sambil
meniup, sedotan itu digoyang-goyangkan sehingga tetesan warna akan menyebar ke
berbagai arah. Usahakan tidak ada ujung tetesan yang masih menggenang. Tiup
sampai habis.
c.
Dengan meneteskan beberapa warna berbeda dapat menghasilkan gambar
yang beraneka warna.
Inkblot
Bahan
yang diperlukan pada kegiatan ini hampir sama dengan kegiatan tarikan benang.
Malahan benangnya sendiri pada inkblot tidak diperlukan. Prosedur
pengerjaannya:- Teteskan warna yang sudah disiapkan terlebih dahulu di atas kertas yang sudah dialasi koran bekas.
- Lipat kertas tersebut pada tengah-tengah sisi panjangnya.
- Kertas yang sudah dilipat digosok dengan pinggir telapak tangan serata mungkin terutama pada bagian yang ditetesi pewarna.
- Buka lipatan kertasnya! Gambar apa yang terjadi?
- Untuk menghasilkan gambar yang berwarna lebih dari satu, ulangi beberapa kali kegiatan seperti di atas, tentu saja warna yang diteteskan kemudian harus berbeda dengan warna sebelumnya. Dengan meneteskan -sekaligus- beberapa warna pada permukaan kertas, dan kemudian melipat serta menggosoknya akan dihasilkan pula gambar yang multi warna.
Merangkai
Merangkai
ialah menyusun atau menyambungkan bagian benda yang satu ke benda yang lain
hingga membentuk suatu komposisi yang utuh berkesatuan. Susunan atau rangkaian
tersebut menciptakan struktur bentuk, baik bentuk abstrak ataupun naturalistis.
Benda yang disusun bisa berupa buah-buahan, sayur-sayuran, bunga-bungaan,
benda-benda bekas (limbah: kertas, dus, kaleng, botol plastik, kotak korek api,
dsb). Teknik merangkai bermacam-macam, ada yang dihekter, dilem, dipatri,
diikat, tergantung dari kebutuhan dan kemungkinan kekuatan dari konstruksi
susunan tersebut. Kegiatan in bisa berupa kegiatan: merangkai bunga, merangkai
janur, merangkai manik-manik, membuat jembatan dari dus bekas, membuat maket
rumah-rumahan dari kotak korek api, dan sebagainya. merangkai (tripleks)
merangkai dari bahan alam (daun/bunga kering), merangkai dari potongan kertas.
merangkai dari bahan bekas.
Menganyam
Keterampilan anyam merupakan kerajinan yang sudah lama
berkembang dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan kerajian ini pada awalnya
memiliki bentuk sederhana sebagai karya seni untuk memenuhi kebutuhan praktis
sehari-hari, perkembangan berikutnya kemudian menjadi benda-benda sebagai
hiasan. Jenis kegiatan anyam ini beraneka ragam baik dari segi bahan, maupun
jenis motif anyaman yang digunakan bentuk benda yang dihasilkan. Bahan-bahan
yang sering digunakan orang untuk kerajinan anyam berasal dari bahan baku alam
seperti: bambu, rotan, mendong, pandan…..maupun bahan buatan (sintetis) seperti
kertas, pita plastik dan sebagainya. Dari segi jenis motif yang digunakan
dikenal nama-nama motif anyam mata itik, mata kebo, hujan gerimis, daun asam,
katuncar mawur, dsb. Hasil kegiatan anyam dapat berbentuk anyaman datar maupun
anyaman bentuk benda. Kegiatan kerajinan anyam di sekolah dasar dapat dilakukan
pada jenjang kelas atas (kelas IV – VI). Pada umumnya kegiatan anyam pada
jenjang pendidikan sekolah dasar ini banyak berupa anyam datar, mengngat
kemampuan siswa masih terbatas. Selain tiu bahan yang dapat digunakan juga
disesuaikan dengan bahan-bahan yang tersedia abaik bahan baku yang berasal dari
alam maupun bahan baku buatan yang sudah dijual di masyarakat. Untuk memudahkan
kita mengajarkan menganyam, maka terlebih dahulu kita harus memberikan
pengertian dan penjelasan secara teori maupun secara praktek kepada siswa yang
berkaitan dengan keterampilan ini. Agar tidak bersifat verbalisme, kita dapat
mengenalkan motif-motif yang dapat dikerjakan yang disesuaikan dengan kemampuan
anak.
M3 (melipat,
menggunting, menempel)
Kegiatan melipat, menggunting dan menempel (M3) merupakan
permainan menciptakan kreasi bentuk dengan menggunakan bahan kertas (yang
berwarna sebaiknya). Bahan dan alat yang diperlukan: kertas agak tebal, kertas berwarna,
lem, gunting/cutter. Prosedur pengerjaan:
- Ambil selembar kertas warna. Lipat di tengah-tengah sisi panjangnya. Selanjutnya hasil lipatan tadi dilipat lagi pada tengah-tengah sisi panjangnya.
- Hasil dua kali lipatan tadi digunting pada beberapa tempat. Ada bagian yang dibuang. Bentuk guntingan bergantung pada kreasi masing-masing.
- Bila dianggap sudah cukup guntingannya, lipatan dibuka.
- Hasilnya ditempel pada kertas yang agak tebal menggunakan lem.
- Jumlah lembaran yang ditempel bervariasi baik dalam jumlah maupun warnanya.
Langganan:
Postingan (Atom)












